Hari ke-14: Secuil Liburan di Kalimantan. Episode Pontianak

Nggak banyak informasi yang saya tahu tentang kota Pontianak ini. Paling hanya sebatas Singkawang, masakan cina yang aduhai, serta Tugu Khatulistiwa yang dibangga-banggakan itu. Hingga pada Rabu, 11 November 2012 saya menginjakkan kaki di sana, setelah sebelumnya berangkat dari Banjarmasin dan terlebih dahulu transit di Jakarta. Ya, betul sekali, berpindah ke satu provinsi yang masih berada di Kalimantan mengharuskan kita nyebrang dulu ke pulau Lain. “Menarik!”
Kalau di Banjarmasin saya kecewa dengan situasi perkotaannya, di Pontianaklah saya mendapatkan bayarannya. Saya suka dengan dinamika kota ini. jauh lebih ramai dan hidup disbanding Banjarmasin. Apalagi saat itu saat tinggal di Hotel yang terletak di kawasan sentral, dekat dengan pasar, di tepi jalanan besar. Interaksi antara manusia dan kotanya sangat terasa. Pokoknya, Kota Pontianak, saat itu,  selalu menggoda untuk ditapaki sambil memotret satu dua kali. 
Wahai, Pontianak tertanggal 11 November 2012 sore hari, maafkan saya yang mencuri potongan-potongan ruang dan waktumu. 

Advertisements

Published by

terlalurisky

gajah di pelupuk mata

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s