#1 Tampilan Blog Baru

Dua bulan lalu, tiba-tiba ada kawan yang menghubungi saya. Dia menawari pekerjaan copywriting untuk sebuah produk minuman ion yang sangat tersohor. Jenisnya advertorial untuk di majalah remaja. Tawaran honornya besar bukan main, apalagi kalau dibanding dengan honor menulis advertorial saat kerja di majalah. Tapi, sayang, setelah lewat beberapa proses seleksi, saya tersisih. Katanya, ada penulis yang portofolionya lebih jelas dan mumpuni. 
Saya cukup sedih. Bukan hanya karena tersisih, tetapi juga karena saya sudah punya niat untuk bikin blog yang bisa menampung portofolio tapi saya kerap menundanya. Dari fenomena yang mengandaskan pekerjaan lepas pertama saya sebagai freelancer itu saya pun makin memantapkan diri untuk melakukan modifikasi blog saya ini. Dan beginilah hasilnya…. Mari kita sambut… Blog terlalurisky dengan tampilan baru! Plok plok plok 

Kalau dilihat memang tak banyak dandanan yang saya lakukan, tapi perubahan blog baru saya ini cukup signifikan kan? Ya, saya menambahkan welcoming page yang interaktif. Walau kualitas gambarnya seadanya banget–dibuat sendiri dengan memakan waktu lebih dari lima jam *amatir*–tapi saya senang banget bisa menghadirkannya. Pasalnya, saya bisa membubuhi tautan di banyak lokasi pada gambar. Haha. Dari dulu saya pengen banget bikin gambar yang banyak link kayak gitu, tapi baru sekarang tahu caranya. Lana Syahbani, kawan blogger saya, juga baru renovasi blognya, dan dia menggunakan bentuk yang sama. Saat ia menyiarkan blog barunya itu saya langsung bertanya bagaiaman cara membuatnya. Untuk yang ingin mencoba juga, silakan coba Image Map
Mengenai penataan saya juga cukup keder di awal. Tadinya mau menggunakan blog baru untuk menampung portofolio. Saya sampai sudah menjajal buat di Tumblr dan Blogspot. Tapi aneh, setelah selesai, kok saya malah pengen si portofolio ini ada di wadah yang sama seperti posting lainnya. Jadilah saya satukan di sini seluruh tulisan atau karya-karya saya yang saya anggap terbaik dan sudah pernah dimuat di media massa. 
Oia, saya sudah sempat cerita belum yah? Sejak dua bulan lalu, saya memutuskan lepas dari institusi dan berusaha kerja sendiri. Nah, keberadaan web atau blog yang terintegritas ini terasa seperti pengukuhan untuk saya sebagai seorang pekerja diri (duh, padanan kata untuk self-employee apaan yah yang tepat?) Entah sampai kapan saya bisa bertahan, yang jelas saya akan terus mencoba. 
Sedikit curhat, hidup seperti ini ternyata berat. Tapi saya yakin, sama halnya dengan ngutak-ngatik HTML code yang menjelimet itu guna mengatur tampilan blog ini, menyusun hidup agar sesuai dengan keinginan emang nggak gampang, tapi kalau udah tahu caranya mah pasti bakal senang. Apalagi kalau hasilnya sesuai harapan. Tul nggak?
***
Tulisan ini juga sekaligus jadi posting pertama untuk program 30 Hari Bercerita gelombang kedua yang saya ingin ikuti (lagi). Konon, dunia kehidupan ini memang penuh keberantakan. Nah, menulis lah yang ternyata bisa membuat pikiran hidup saya tertata dengan baik.
Advertisements

Published by

terlalurisky

gajah di pelupuk mata

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s