Kebahagiaan


Kalau benar kebahagiaan bisa diciptakan, 
dimanakah toko yang menjual bahan-bahannya? 

Aku ingin mencipta kamu.

Akan ku buat kamu juga punya kemampuan untuk mencipta, 
sehingga kamu akan pergi juga ke toko bahan-bahan itu, 
lalu mencipta aku. 

Sehingga ketika saling menatap, kita menemukan kebahagiaan. 

Sehingga aku tak lagi perlu mengais-ngais kebahagiaan pada tumpukan waktu yang dibuang oleh keakraban yang berujung canggung; ciuman yang lebih baik tak jadi; dua tangan berhimpitan namun tak bergandengan; dan wajah manis yang tak bisa dicubit. 


Advertisements

Published by

terlalurisky

gajah di pelupuk mata

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s