Sebelum Amin

Seorang guru bertanya pada muridnya,
“apa yang kau lakukan
untuk meredamkan haru
yang tak keruan,
harap yang parah,
serta gundah yang berbuah?”

“Aku solat malam.
Diiringi lagu-lagu Sigur Ros.
Aku curhat tak kenal ongkos.”

“Tidakkah kamu merasa kafir?”

“Aku merasa khusyuk.”

“Mereka nasrani.”

“Mereka ciptaan Tuhan kita.”

“Doamu hanya akan diantar malaikat magang.”

“Anak magang paling suka diberi pekerjaan.
barangkali doaku akan lebih banyak difotokopinya.
lalu ditempel di salah tempat: di pintu WC,
di kaca belakang angkot,
atau dijidatnya sendiri.
Banyak yang mengamini.”

“Apa isi doamu?”

“Aku berdoa, semoga semua doa dikabul,
kecuali doamu.”

Advertisements

Published by

terlalurisky

gajah di pelupuk mata

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s